1. Judul dan Tujuan
[KEMBALI]
LPF (Low Pass Filter) -40dB/dec
Tujuan : a. Mengetahui pengertian dan prinsip kerja rangkaian LPF -40dB/dec
b. Mengetahui apa saja komponen rangkaian LPF -40dB/dec
2. Alat dan Bahan [KEMBALI]
- resistor
Resistor merupakan komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik.
Nilai tegangannya berbanding dengan arus listrik yang mengalir sesuai dengan hukum ohm yaitu V=IR. Biasanya didalam jejaring elektronik dan sirkuit elektronik banyak menggunakan resistor. Resistor ini memang paling banyak dan sering digunakan dalam komponen lain. Dalam resistor tidak ada kutub negatif dan positif, tetapi memiliki ciri utama yakni toleransi, tegangan kerja maksimum, power rating dan resistensi. Daya listrik dan resistensinya dapat dihantarkan. Ciri lainnya adalah induktansi, koefisien suhu, dan kebisingan. Satuan dari resistensi sebuah resistor bersifat resistif dilambangkan dengan Ohm dengan simbol Ω (Omega). fungsi resistor yang sering diketahui adalah sebagai penghambat arus listrik yang mengalir suatu rangkaian elektronik. Selain itu fungsi resistor dapat membagi arus, membagi tegangan, dan mengatur arus dalam suatu rangkaian. Resistor mempunyai nilai resistansi (tahanan) tertentu yang dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin dimana nilai tegangan terhadap resistansi tersebut berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan persamaan hukum Ohm:
Penjelasan tentang pita pada resistor
simbol resistor pada proteus 8
- Kapasitor
Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator atau Kapasitor memiliki satuan yang disebut Farad dari nama Michael Faraday. Satuan Kapasitor tersebut diambil dari nama penemunya yaitu Michael Faraday (1791 ~ 1867) yang berasal dari Inggris. Namun Farad adalah satuan yang sangat besar, oleh karena itu pada umumnya Kapasitor yang digunakan dalam peralatan Elektronika adalah satuan Farad yang dikecilkan menjadi pikoFarad, NanoFarad dan MicroFarad. Dengan konversi sebagai berikut :
1Farad = 1.000.000µF (mikro Farad) 1µF = 1.000nF (nano Farad) 1µF = 1.000.000pF (piko Farad) 1nF = 1.000pF (piko Farad)
jenis jenis kapasitor dapat dibagi seperti berikut
Pada rangkaian LPF -40/dec ini menggunakan kapasitor jenis biasa (Non-Polaritas). Fungsi Kapasitor atau kondensor sebagai penyimpan arus atau tegangan listrik, Konduktor yang dapat melewatkan arus AC (Alternating Current), Isolator yang menghambat arus DC (Direct Current) dan dapat menjadi Filter dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya).
Simbol kapasitor pada proteus 8
- Op Amplifier
Penguat operasional atau yang biasa disebut op-amp merupakan suatu jenis penguat elektronika dengan sambatan arus searah yang memiliki bati (faktor penguatan ) sangat besar dengan dua masukan dan satu keluaran.
- Pin1 & Pin5 (Offset N1 & N2): Pin ini digunakan untuk mengatur tegangan offset jika perlu
- Pin2 (IN-): Pin Inverting Op-amp
- Pin3 (IN +): Pin Non-inverting dari Op-amp
- Pin4 (Vcc-): Pin ini terhubung ke ground jika tidak rel negatif
- Pin6 (Output): output daya pin Op-amp
- Pin7 (Vcc +): Pin ini terhubung ke + ve rail dari supply tegangan
- Pin8 (NC): Tidak ada koneksi
- VCC
VCC menyebut tegangan pada kaki collector. VCC menyatakan tegangan (Voltage) pada kaki Collector. Jadi istilah VCC pada awalnya merujuk kepada tegangan di Collector ini. VCC menyatakan power supply positif. - VEE
VEE merupakan power suply negatif. Tegangan pada Emiter disebut VEE.
Nilai tegangannya berbanding dengan arus listrik yang mengalir sesuai dengan hukum ohm yaitu V=IR. Biasanya didalam jejaring elektronik dan sirkuit elektronik banyak menggunakan resistor. Resistor ini memang paling banyak dan sering digunakan dalam komponen lain. Dalam resistor tidak ada kutub negatif dan positif, tetapi memiliki ciri utama yakni toleransi, tegangan kerja maksimum, power rating dan resistensi. Daya listrik dan resistensinya dapat dihantarkan. Ciri lainnya adalah induktansi, koefisien suhu, dan kebisingan. Satuan dari resistensi sebuah resistor bersifat resistif dilambangkan dengan Ohm dengan simbol Ω (Omega). fungsi resistor yang sering diketahui adalah sebagai penghambat arus listrik yang mengalir suatu rangkaian elektronik. Selain itu fungsi resistor dapat membagi arus, membagi tegangan, dan mengatur arus dalam suatu rangkaian.
Resistor mempunyai nilai resistansi (tahanan) tertentu yang dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin dimana nilai tegangan terhadap resistansi tersebut berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan persamaan hukum Ohm:
Penjelasan tentang pita pada resistor
simbol resistor pada proteus 8
- Kapasitor
1Farad = 1.000.000µF (mikro Farad)
1µF = 1.000nF (nano Farad)
1µF = 1.000.000pF (piko Farad)
1nF = 1.000pF (piko Farad)
jenis jenis kapasitor dapat dibagi seperti berikut
Pada rangkaian LPF -40/dec ini menggunakan kapasitor jenis biasa (Non-Polaritas). Fungsi Kapasitor atau kondensor sebagai penyimpan arus atau tegangan listrik, Konduktor yang dapat melewatkan arus AC (Alternating Current), Isolator yang menghambat arus DC (Direct Current) dan dapat menjadi Filter dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya).
Simbol kapasitor pada proteus 8
- Op Amplifier
Penguat operasional atau yang biasa disebut op-amp merupakan suatu jenis penguat elektronika dengan sambatan arus searah yang memiliki bati (faktor penguatan ) sangat besar dengan dua masukan dan satu keluaran.
- Pin1 & Pin5 (Offset N1 & N2): Pin ini digunakan untuk mengatur tegangan offset jika perlu
- Pin2 (IN-): Pin Inverting Op-amp
- Pin3 (IN +): Pin Non-inverting dari Op-amp
- Pin4 (Vcc-): Pin ini terhubung ke ground jika tidak rel negatif
- Pin6 (Output): output daya pin Op-amp
- Pin7 (Vcc +): Pin ini terhubung ke + ve rail dari supply tegangan
- Pin8 (NC): Tidak ada koneksi
- VCC
- VEE
Pada rangkaian LPF -40dB/dec ini pada dasarnya menggunakan rangkaian amplifier karena memakai feedback negatif tetapi rangkaian filter ACL -nya sama dengan satu . dengan cara tentukan dahulu tegangan di titik A dan tegangan di titik B.
Dimana ACL dibuat menjadi
jika memakai op-amp ideal maka Ed = 0 sehingga Vo=VB. Gunakan hukum khirchoff arus untuk mencari tegangan di titik A, dimana:I3 = I4
sehingga :
Lalu masukkan nilai VA ke persamaan arus
Sehingga
Pada saat w = wc maka
Sehingga, bagian real dari ACL bernilai 0.Jadi,
misalkan R1=R2=R dan
Maka Untuk membuat grafik ACL vs w, lakukan substitusi rumus wc pada rumus ACL menjadi seperti berikut ;

Pada rangkaian LPF -40dB/dec ini pada dasarnya menggunakan rangkaian amplifier karena memakai feedback negatif tetapi rangkaian filter ACL -nya sama dengan satu . dengan cara tentukan dahulu tegangan di titik A dan tegangan di titik B.
Dimana ACL dibuat menjadi
jika memakai op-amp ideal maka Ed = 0 sehingga Vo=VB.
Gunakan hukum khirchoff arus untuk mencari tegangan di titik A, dimana:
I3 = I4
sehingga :
Lalu masukkan nilai VA ke persamaan arus
Sehingga
Pada saat w = wc maka 
Sehingga, bagian real dari ACL bernilai 0.
Jadi,
misalkan R1=R2=R dan 
Maka
Untuk membuat grafik ACL vs w, lakukan substitusi rumus wc pada rumus ACL menjadi seperti berikut ;
[KEMBALI]
Rangkaian Low Pass Filter (LPF) adalah rangkaian yang dapat melewatkan frekuensi dibawah frekuensi cut-off (wc). Rangkaian Low Pass Filter ada 3 macam yang masing-masing rangkaian berbeda dalam hal kemiringan responnya seperti gambar
Pada Rangkaian LPF -40dB/dec ini memiliki beberapa komponen seperti resistor, kapasitor, op amplifier, grounding, serta menggunakan VCC dan VEE.
[KEMBALI]
Adapun rangkaian LPF -40dB/dec adalah seperti pada gambar
Rangkaian Low Pass Filter (LPF) adalah rangkaian yang dapat melewatkan frekuensi dibawah frekuensi cut-off (wc). Rangkaian Low Pass Filter ada 3 macam yang masing-masing rangkaian berbeda dalam hal kemiringan responnya seperti gambar
Pada Rangkaian LPF -40dB/dec ini memiliki beberapa komponen seperti resistor, kapasitor, op amplifier, grounding, serta menggunakan VCC dan VEE.
Adapun rangkaian LPF -40dB/dec adalah seperti pada gambar
















